5. Ulekan dan lumpang: Sebagian orang lebih suka menghaluskan bumbu dengan cara diulek, sebagian lagi lebih suka menumbuknya di dalam lumpang. Pakai ulekan atau lumpang yang terbuat dari batu, bukan semen ataupun keramik karena bahan batu tidak akan rontok ketika digunakan. Untuk ulekan dan lumpang yang baru, rendam dulu di dalam air selama 2-3 hari sampai batu-batu yang melekat bisa lepas.
6. Sendok ukur, gelas ukur, dan timbangan : Untuk menghasilkan semur yang kelezatannya sama dan terjamin, selalu ukur bumbu dan bahan lainnya dengan memakai sendok ukur, gelas ukur, atau timbangan.
7. Sendok pengaduk : Saat membuat semur, disebutkan akan lebih praktis untuk menggunakan sendok pengaduk dari kayu. Sendok kayu ini bisa digunakan untuk menumis sekaligus pengadukan masakan yang direbus. Setelah digunakan, kerok sendok kayu dengan pisau sebelum dicuci lalu saat dicuci gunakan air jeruk nipis untuk menghilangkan bau dan lemak yang tersisa. Usai dicuci, jemur sendok kayu sampai kering agar tidak menjadi media berkembang-biaknya bakteri. Demikian seperti diwarta, Cita Rasa Nusantara Koleksi Resep Semur yang disusun oleh Tim Saji Media Boga Utama, Jumat (28/7/2017).
(Dinno Baskoro)