Cerita Scott Laplanche, Pria yang Diminta Menghapus Make-Up oleh Atasan di Kantor

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis
Senin 17 Juli 2017 12:41 WIB
Pria make up (foto: Independent)
Share :

MERIAS wajah lazimnya dilakukan oleh sebagian besar wanita setiap kali bepergian, tak terkecuali saat pergi ke kantor. Rupanya hal ini juga dilakukan oleh pria bernama Scott Laplanche, yang memang suka merias wajahnya.

Sayangnya, suatu hari, pria asal Inggris ini diminta untuk menghapus make-up-nya oleh atasan. Ada apa gerangan? Hal tersebut pun ia jelaskan melalui sebuah unggahan dalam akun Facebook pribadinya. Menurutnya, apa yang diterimanya merupakan sebuah diskriminasi.

Ya, Scott menjelaskan bila di perusahaannya tidak mengeluarkan kebijakan untuk pegawai tak boleh menggunakan make-up. Ia juga mengatakan bahwa para wanita di kantornya juga mengenakan riasan wajah yang lebih berat darinya.

 

“Sebelum aku menyampaikan keluh kesahku, kalian perlu tahu bahwa tak ada kebijakan tidak boleh menggunakan make-up saat bekerja. Dan banyak teman kantor wanita yang menggunakan make-up lebih berat dariku,” papar pria 20 tahun ini, seperti dilansir Independent, Senin (17/7/2017).

Lebih lanjut, yang membuat Scott kesal adalah sebelumnya belum pernah ada orang yang menyuruhnya tidak menggunakan make-up. Bahkan, beberapa atasan mendukung dan memuji kemampuan merias wajahnya itu.

Namun, baru-baru ini ia berada di bawah naungan manajemen baru. Awal minggu ini, ia datang ke kantor dengan tampilan menawan ala dirinya dan diminta untuk menghapus make-up.

“Aku sedikit syok. Setelah menolak, aku diminta untuk mengurangi make-up. Maaf? Mengurangi? Anda tidak bisa mengurangi sebuah karya seni. Aku merasa ini adalah diskriminasi,” kata Scott.

Meski diminta untuk menghapus make-up, namun Scott tidak lantas menghapus riasan wajahnya begitu saja. Namun, dalam salah satu unggahan foto terlihat Scott mengaplikasikan riasan yang lebih natural.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya