Dia melanjutkan, karena itu, jenis pelatihan ini membutuhkan waktu yang lebih lama. Jika Anda hanya memiliki sedikit waktu luang, pelatihan dengan interval tinggi bisa menjadi alternatif bagus untuk pelatihan tradisional yang memerlukan lebih banyak waktu namun lebih rendah intensitasnya.
Ahli jantung terkemuka di New York Jennifer Haythe menyambut baik hasilnya. "Ini adalah studi penting yang menunjukkan manfaat pelatihan interval intensitas tinggi (HIIT) pada metabolisme glukosa dan sensitivitas insulin pada penderita diabetes tipe 2," katanya.
"Tidak seperti penderita diabetes tipe 1 yang tidak memiliki insulin endogen, penderita diabetes tipe 2 memiliki sensitivitas insulin yang terganggu yang menyebabkan pengambilan dan metabolisme glukosa yang tertunda dan tidak memadai,’’ terangnya.
Fakta bahwa HIIT benar-benar dapat meningkatkan penyerapan insulin dan sensitivitas adalah berita hebat bagi penderita diabetes tipe 2. Selain itu, HIIT juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh.
(Helmi Ade Saputra)