UNCOVER INDONESIA: Mengintip Ragam Uniknya Tradisi Budaya Bali

Vessy Frizona, Jurnalis
Minggu 11 Juni 2017 15:58 WIB
Budaya Bali (Foto: Istimewa)
Share :

Nyepi berasar dari kata sepi (sunyi senyap) adalah perayaan Tahun Baru Hindu Bali berdasarkan kalender caka yang berbeda 78 tahun dari tahun Masehi. Tidak seperti peryaan Tahun Baru Masehi yang meriah. Tahun Baru Bali justru diawali dengan hari menyepi. Tidak ada aktivitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan, termasuk di bandar udara internasional. Kemeriahan terjadi sehari sebelumnya yaitu pawai ogoh-ogoh (patung-patung raksasa simbol angkara murka) sepanjang wilayah.

Omed-omedan

Omed-omedan berasal dari kata omed yang berarti menarik. Ini adalah sebagai tradisi peryaaan Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Bali) yang hanya di Banjar Kaja Sesetan. Dinamakan omed-omedan, karena dalam ritual ini terjadi saling peluk dan tarik-manarik secara bergantian antara dua kelompok muda-mudi sebagai simbol semangat keakraban sekaligus tolak bala memasuki pergantian tahun. Banyak orang menyangka ritual ini sebagai ciuman masal antara remaja, padahal tidak, malainkan sesuai makna dan arti omed-omedan itu sendiri.

Jika Anda berencana berkunjung ke provinsi yang dipimpin oleh I Made Mangku Pastika dan I Ketut Sudikerta ini, cobalah datang di waktu-waktu saat perayaan tersebut digelar.

(Dinno Baskoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya