3 Kondisi Kentang yang Tak Aman Dikonsumsi

Dewi Kania, Jurnalis
Minggu 11 Juni 2017 09:00 WIB
Kentang (Foto: CNN)
Share :

KENTANG merupakan makanan favorit banyak orang. Tapi ada beberapa kondisi kentang yang tidak aman dikonsumsi karena memicu racun.

Kentang yang memburuk jadi mengandung neurotoxin, yang disebut solanine. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan Anda.

Tanda-tanda berikut adalah menggambarkan kondisi kentang yang tidak aman dimakan. Simak ulasannya, dilansir Timesofindia, Minggu (11/6/2017).

Kentang keriput

Seseorang sering membeli kentang dalam jumlah banyak dan digunakan untuk jangka waktu panjang. Tapi, ubah kebiasaan ini karena kentang mudah layu dan menyusut, jika dibiarkan terlalu lama. Kulitnya akan tampak keriput dan daging kentang berubah semakin empuk.

Tumbuh tunas

Orang sering ragu dan bertanya, apakah kentang harus digunakan atau dibuang jika tumbuh tunas. Sebaiknya jangan, tunas memiliki konsentrasi solanine dan chaconine yang tinggi. Ini bisa sangat berbahaya bagi sistem saraf. Kentang yang tumbuh tunas menjadi lembek dan kulitnya banyak bermunculan tunas.

Berubah menjadi hijau

Kentang hijau terjadi karena terpapar cahaya. Hal ini membuat kadar solanin kentang naik tinggi. Jika kentang berubah hijau sebaiknya jangan dimakan, karena berbahaya bagi kesehatan.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya