SUDAH bisa membuat selai buah produksi rumah sendiri? Ya, selain proses pembuatan, ada lagi hal yang harus diperhatikan yakni cara penyimpanan. Ikuti tips berikut agar selai buah buatan sendiri bisa bertahan dalam waktu lama.
Produk olahan buah berupa selai memang dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet tapi hasilnya bisa awet lama karena selai mengandung banyak gula. Gula inilah yang berfungsi sebagai bahan pengawet alami.
Tapi meskipun tinggi kandungan gula, bukan berarti selai tidak bisa rusak dan membusuk. Jika tidak disimpan dengan baik dan benar maka selai akan rusak meskipun baru sebentar dikonsumsi.
Gunakan alat yang bersih
Selai termasuk produk yang manja sehingga akan rusak jika tak dibuat dengan benar. Gunakan alat yang bersih dan kering karena sedikit saja terdapat bakteri pada alat pengolahan maka selai akan mudah rusak semuanya. Perhatikan juga jenis alat yang digunakan, jangan menggunakan alat berbahan aluminium karena akan membuat selai menjadi pahit dan berwarna kebiruan.
Pilih gula yang bersih
Selai sejatinya memiliki warna yang transparan dan bersih, ini dipengaruhi oleh jenis gula pasir yang digunakan. Usahakan menggunakan gula pasir berwarna putih dan berbulir halus. Masak dengan api kecil dan perlahan agar gula mencair perlahan dan tidak menjadi karamel ataupun gosong.
Cara penyimpanan
Jika selai sudah matang, wadah paling baik adalah di botol kaca yang sudah disterilisasi. Wadah ini akan menjaga kualitas selai saat penyimpanan. Agar selai bisa bertahan lama, simpan dalam lemari pendingin. Jika prosesnya dijalani dengan benar maka selai bisa bertahan hingga satu bulan bahkan lebih. Semakin kering selai maka akan semakin lama juga jangka simpannya.
(Santi Andriani)