BERDASARKAN bahan bakunya, permen termasuk makanan berkalori tinggi karena diolah menggunakan gula, air, dan sirup fruktosa. Bahkan, tak sedikit produsen yang menambahkan pewarna dan pewanis buatan untuk memperlezat rasanya.
Oleh karena itu, ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan sebelum membuat atau mengonsumsi kudapan bercita rasa manis itu. Berikut ulasan lengkapnya, sebagaimana dikutip dari buku Enak Sih, Tapi..., karya Desty Ervira Puspaningtyas, Senin (1/5/2017).
1. Sehat dan amannya gula-gula atau permen, tergantung bagaimana cara mengonsumsinya. Gunakan gula murni sebagai bahan dasar pembuatannya. Jika menggunakan pemanis buatan, pilih pemanis buatan yang aman untuk dikonsumsi.
2. Pemanis buatan yang layak dan aman untuk dikonsumsi antara lain aspartam, sakarin, dan siklamat. Tidak hanya pemanis, pemilihan pewarna juga harus diperhatikan. Sejauh ini, pewarna yang aman untuk digunakan adalah jenis kurkumin, riboflavin, karmin, karamel, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk pewarna sintetik antara lain cokelat HT, eritrosin, indigotin, dan karmosin.
3. Gula-gula dan permen yang memiliki rasa manis dan meninggalkan sensasi akhir pahit di lidah, serta gatal di tenggorokan kemungkinan mengandung pemanis buatan dan pewarna dalam jumlah berlebih.
(Santi Andriani)