Kulit putih adalah incaran banyak orang, tapi lain ceritanya dengan kulit pucat kusam yang menandakan Anda kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi menyebabkan ukuran sel darah merah jadi menciut, lebih sedikit, dan tidak dipenuhi oleh hemoglobin. Hasilnya, rona warna kulit jadi memucat dan kusam, terutama di daerah lapisan kelopak mata dan dinding dalam pipi.
Untuk dapat mengetahui lebih pasti apakah Anda benar kekurangan zat besi, perlu lewat tes dokter. Tapi untuk sementara itu Anda bisa mencukupi kebutuhan Anda dengan mengonsumsi lentil, daging sapi, dan sereal fortifikasi zat besi.
3. Kesemutan
Hampir setiap orang pernah mengalami sensasi geli menggelitik dan menusuk yang datang tiba-tiba di tangan atau kaki. Kita umum menyebutnya dengan “kesemutan”, karena sensasi yang dirasakan layaknya digerayangi ratusan semut di bawah kulit. Kesemutan biasanya disebabkan oleh saraf yang terjepit oleh tekanan berat, seperti saat kita menyilangkan kaki atau duduk bersila terlalu lama.
Tapi sensasi tidak nyaman ini juga bisa dihasilkan dari kekurangan asupan vitamin B, khususnya B6, folat, dan B12. Anda bisa meningkatkan asupan vitamin B kompleks Anda dengan memasukkan produk gandum utuh, bayam, kacang-kacangan, dan telur ke dalam menu makan Anda.
4. Bibir kering dan pecah-pecah
Sesekali mengoles lipbalm saat bibir terasa kasar tidak masalah. Tapi jika bibir tampak sangat kering dan pecah-pecah jadi terasa sakit, bahkan timbul keretakan di kedua sudut bibir, ini bisa menandakan tubuh Anda kekurangan vitamin B2 (riboflavin). Sejumlah porsi kecil dari vitamin ini yang ada dalam tubuh biasanya cukup untuk pemakaian dalam beberapa minggu, sehingga gejala defisiensi akan mulai muncul begitu cadangannya sudah sangat menipis.
Bibir kering dan pecah-pecah akibat defisiensi B2 biasanya akan disertai dengan lidah yang membengkak dan berwarna merah tua, juga mulut yang membengkak. Jika tidak ditangani, defisiensi B2 bisa berlanjut makin parah, kadang menyebabkan kerusakan saraf sehingga memicu kesemutan di jari tangan atau kaki. Masukkan lebih banyak riboflavin dalam menu makan Anda dengan menambahkan kacang almond, salmon, brokoli, keju cheddar, dan telur.
5. Jerawatan