6. Diare dan mual
Diare dan mual adalah dua gejala umum yang berhubungan dengan konsumsi berlebihan suplemen kunyit. Hal ini karena kurkumin dalam kunyit memiliki kecenderungan untuk mengiritasi saluran pencernaan.
Sesuai studi klinis, individu yang dilengkapi dengan 3,6-8 gram kurkumin per hari (dosis relatif tinggi) selama 4 bulan mengalami mual ringan. Bahkan, dosis rendah kurkumin dapat memicu rasa mual pada orang tertentu. Jadi, selalu mengonsumsi suplemen kunyit dalam batas aman, tidak melebihi dosis yang dianjurkan.
7. Buruk pada mereka yang konsumsi obat pengencer darah
Kurkumin pada kunyit telah terbukti menurunkan fungsi trombosit, karenanya harus dihindari oleh mereka yang minum obat pengencer darah. Orang yang minum obat-obatan seperti Warfarin atau Coumadin (antikoagulan) harus menghindari kurkumin, karena dapat memperbesar efek dari obat pengencer darah.
8. Dapat menyebabkan alergi
Individu tertentu telah melaporkan dermatitis dan urtikaria karena kontak dengan kunyit. Anda juga bisa alergi terhadap kunyit jika alergi dengan pewarna kuning makanan. Selain itu, kunyit juga bisa menyebabkan alergi berupa ruam dan sesak napas. Reaksi dapat terjadi dari kedua kontak kulit dan pencernaan.
9. Menyebabkan infertilitas
Kunyit, jika diminum oleh pria, dapat menurunkan kadar testosteron dan mengurangi mobilitas atau pergerakan sperma. Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan infertilitas atau ketidaksuburan.
10. Mengakibatkan kekurangan zat besi
Sesuai studi, senyawa dalam kunyit dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi dari makanan. Hal ini pada akhirnya dapat mengakibatkan Anda kekurangan zat besi. Jadi, jika Anda sudah kekurangan zat besi, hindari kunyit dan berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaannya. Periksa kadar zat besi dalam darah secara teratur, termasuk jika memasukkan kunyit pada diet Anda.
(Helmi Ade Saputra)