Menariknya pada kegiatan untuk kali ini para perempuan ikut dilibatkan. Padahal sebelumnya para wanita tidak ada yang mengikuti tradisi ini.
"Di zaman dahulu tradisi ini dilakukan khusus oleh kaum pria. Bahkan dilakukan bugil, karenanya tidak ada wanita dilibatkan. Namun saat ini kami libatkan untuk mengenal tradisi,"ujarnya.
Usai perang lumpur mereka langsung mandi dilaut secara bersama-sama. "Ada ratusan warga yang ikut terlibat perang lumpur ini. Setelah acara kami mandi bersama di pantai," pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )