SOLO-Indonesia dikenal sebagai negara yang subur. Beraneka rempah dan bahan jamu kualitas terbaik berasal dari Bumi Nusantara.
Bahkan, sejak nenek moyang dan kini menjadi warisan turun-temurun, jamu menjadi icon dan ciri khas yang hanya ada di Indonesia. Aneka obat herbal atau jamu tradisional yang menjadi warisan turun temurun, saat ini banyak dikonsumsi masyarakat dan terkadang menjadi obat alternatif, di luar obat yang dikeluarkan oleh industri Farmasi.
Kepala Dinas Kesehatan Solo Siti Wahyuningsih, menyampaikan sangat penting bagi masyarakat untuk mengetahui kandungan dari Obat herbal atau jamu tradisonal yang selama ini dikonsumsi masyarakat. Menurutnya, harus tetap ada standar kesehatan yang dipenuhi.
"Apapun itu jamu atau obat herbal tetap harus memenuhi standar kesehatan," jelasnya di Solo saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Pengembangan dan Kewaspadaan Obat Herbal, di Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/3/2017)
Pasalnya saat ini, banyak sekali ditemukan obat herbal, namun setelah dilakukan penelitian dalam kandungannya juga dicampurkan Bahan Kimia Obat (BKO). Selain itu, juga ditemukan di pasaran obat herbal tersebut tidak memiliki ijin edar.