Menelusuri Jejak Sejarah Tionghoa di Gang Kalimati Glodok

Tentry Yudvi, Jurnalis
Kamis 09 Februari 2017 19:00 WIB
Toko Tertua di Glodok yang Terletak di Gang Kalimati (foto: Tentry Yudvi/Okezone)
Share :

MELANCONG ke kawasan Glodok tak melulu harus belanja barang elektronik saja lho. Kawasan ini, punya banyak sejarah perkembangan masyarakat Tionghoa sejak zaman kolonial.

Tak bisa dipungkiri jika masyarakat Tionghoa punya andil besar dalam mengembangkan perekonomian, khusunya zaman kolonial. Mereka lah yang berjasa mengenalkan cara berdagang ala kaki lima, hingga dagang obat.

Jejak peninggalan juga masih terasa dari beberapa bangunan lama di kawasan Glodok. Okezone coba menelusuri Gang Kalimati, Glodok. Benar saja, saat tiba di kawasan itu suasana budaya tionghoa sangat kuat dirasakan, dengan hadirnya ragam pernak pernik khas China, serta makanan khas dari Negeri Tirai Bambu itu.

Saat menelusuri Gang Kalimati, terlihat sebuah gedung tua bernuasana Tionghoa. Gedung itu, berdiri dekat perempatan di dalam gang, dan pada bagian depan terdapat jembatan kayu berwarna merah untuk masuk ke sana.

Di bagian luar toko terdapat tulisan Mandarin dengan papan berwarna merah. Toko ini adalah toko PD Jaya Abadi, dan sudah ada sejak lama ada di sana.

"Gedung ini sudah lama banget, saya kerja di sini aja sudah 30 tahun lebih," jelas salah seorang pekerja kepada Okezone.

Gedung berwarna putih tersebut sudah ada sejak tahun 1907. Dulunya ini adalah sebuah toko klontong dengan nama Tjang Thjang Sen yang diprakasai oleh Tjang Tien Ling yang menjadi pemilik toko pertama.

Hingga kini, toko tersebut masih diurus oleh keturunan ke empat dari keluarga itu. Namun, bentuk gedung masih kokoh, dan juga khas gedung kolonial. Bangunan berlantai dua tersebut juga konsisten dalam menjual produk dari dulu hingga kini.

"Dari dulu makanan yang dijual itu makanan luar negeri rata-rata dari China, ada juga yang dari Inggris," ujarnya.

Tempat ini juga banyak diburu pelancong nusantara ketika mencari bahan-bahan dasar sajian kuliner khas China. Bahkan, toko selalu ramai disambangi pembeli.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya