Mengolah Makanan dari Hewan Hidup, Apakah Dibenarkan dalam Dunia Kuliner?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Kamis 24 November 2016 11:49 WIB
Mengolah makanan dari hewan yang masih hidup (Foto:Google)
Share :

Namun demikian, Astrid tidak menampik, bahwa di Indonesia sendiri hidangan seperti itu ada dan bahkan sudah menjadi salah satu kearifan lokal, contohnya adalah ulat sagu. Banyak sekali masyarakat pedalaman yang mengonsumsi ulat tersebut dalam keadaan hidup-hidup.

"Dari segi regulasi, saya belum tahu apakah pemerintah Indonesia melarang praktek penyajian hidangan menggunakan hewan hidup. Tetapi, di beberapa daerah menyantap hewan dalam keadaan hidup itu sudah menjadi salah satu kearifan lokal mereka," jelasnya.

Saat ditanya mengenai perbedaan hidangan tersebut dengan hidangan yang diproses secara tepat, Astrid mengungkapkan bahwa perbedaannya memang cukup mencolok.

"Jujur aku belum pernah mencicipi makanan seperti ini. Tetapi secara logika, tentunya urat nadi hewan-hewan tersebut masih berfungsi ketika disantap. Urat nadi inilah yang akan menciptakan sensasi rasa unik ketika dimakan. Kesegaran dan teksturnya pun pasti masih terjaga jika dibandingkan dengan hidangan yang diolah melalui proses perebusan dan semacamnya," pungkas Astrid.

(Santi Andriani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya