Niat tersebut, dilontarkan Hendry dan Asmuni, sekira 50 meter lagi tiba di air terjun untuk membersihkan diri setelah menempuh perjalanan sekira 2 jam dari pusat Dusun Merasi menuju air terjun.
Usai mengabadikan suasana alam air terjun dengan kamera. Keduanya pun langsung berniat mengkonsumsi bekal yang sebelumnya dibawa ke air terjun. Sayangnya, saat ingin mandi cuaca yang sebelumnya cerah dan disinari oleh matahari mendadak berubah menjadi mendung.
Seketika itu, di kawasan air terjun langsung diguyur hujan deras, dengan rintikan cukup besar. Tidak ingin menunggu lebih lama, mereka pun memutuskan untuk kembali ke atas, guna menghindari hal-hal terburuk yang akan terjadi.
''Sepertinya, kita tidak disuruh untuk mandi. Cuaca mendadak hujan deras. Sedangkan disini (100 meter dari air terjun) tidak hujan, ini aneh. Rintikan air hujan yang jatuh pun besar-besar,'' ungkap Hendry.
Namun, fenomena alam yang terjadi tersebut tidak dapat dipastikan. Apakah faktor cuaca atau aroma mistis di air terjun yang masih kental, yang konon menurut cerita warga setempat dihuni oleh pria bersorban serba putih.
(Fiddy Anggriawan )