HARI PAHLAWAN: Kisah Pengabdian Dokter Moewardi hingga Hilang Tanpa Jejak

Dinno Baskoro, Jurnalis
Kamis 10 November 2016 16:44 WIB
Dr Moewardi (Foto: Twitter)
Share :

Moewardi juga sempat memindahkan barisan pelopor ke Solo pada 1946 dan mengubah namanya jadi Barisan Benteng. Saat itu suasana di Jakarta semakin memanas dan diambil oleh Tentara Keamanan Rakyat.

Singkat cerita, di Solo, Moewardi mendirikan sekolah kedokteran dan membentuk gerakan rakyat untuk melawan aksi PKI. Lalu PKI pun melakukan pemberontakan di Madiun, Jawa Timur pada tanggal 11 September 1948 dan di Solo dua hari setelahnya.

Saat itu PKI melakukan serangkaian penculikan dan pembunuhan. Moewardi turut menjadi korban kebiadapan PKI karena diculik saat hendak menjalani praktik dokter di Rumah Sakit Jabres. Hingga kini, jasad dr Moewardi hilang tak pernah ditemukan, hilang misterius. Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (10/11/2016).

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya