• Penyakit pada paru, seperti pleuritis, bronkitis, tuberkulosis, penyakit paru obstruktif kronik, dan kanker paru
• Penyakit jantung, seperti serangan jantung atau penyakit jantung koroner
Saat mengunjungi dokter, jelaskan dengan detil pola nyeri, intensitas, letak nyeri, hal yang memperburuk atau mengurangi rasa nyeri, dan gejala lain yang Anda rasakan. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang bila diperlukan, seperti laboratorium, sinar-X, MRI, atau bone scan (bila dicurigai ada kanker paru). Penanganan nyeri tergantung dari penyebabnya.
Perawatan unit gawat darurat diperlukan jika terdapat riwayat cedera disertai luka/lecet pada dada, nyeri terasa hebat. Apalagi jika Anda juga marasakan keluhan sesak napas, demam, perubahan warna kulit atau bibir, pusing, dan perubahan kesadaran.
(Tuty Ocktaviany)