SEBAGAI negara dengan penduduk mayoritas Muslim, Indonesia tak hanya bisa menjadi konsumen industri halal, namun juga produsen. Seperti diketahui, saat ini sejumlah negara tak hanya mayoritas penduduk Muslim, mulai berlomba untuk menarik devisa dengan menawarkan gaya hidup halal. Pariwisata halal memiliki arti ramah terhadap kalangan Muslim, mulai dengan menyediakan makanan yang terjamin kehalalannya, hingga fasilitas untuk menjalankan ibadah sehari-hari.
Selain pariwisata dan makanan, sektor lain yang termasuk dalam gaya hidup halal adalah fesyen (busana). Sandang (pakaian) merupakan item yang selalu melekat digunakan oleh setiap orang, baik pria dan wanita. Apalagi pakaian atau busana memang menjadi salah satu bagian dari gaya hidup yang kian mengalami perkembangan.
Namun, tak banyak yang tahu jika ada yang dikenal dengan halal fesyen. Lantas, seperti apa yang dimaksud halal fesyen?
Menurut desainer busana Muslim Irna Mutiara, halal yang dimaksud dalam fesyem adalah sesuai dengan kaidah busana muslim. Di mana tidak membentuk tubuh dan tidak transparan.
"Kalau mau pakai busana yang transparan, pastikan untuk memakai busana dalaman agar tidak memperlihatkan tubuh. Menutup aurat semua, kecuali wajah dan telapak tangan," ujar Irna Mutiara yang ditemui Okezone dalam acara Indonesia International Halal Lifestyle Expo & Conference 2016, di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Jumat (7/10/2016).
Pemilik lini busana muslim La Perle ini juga mengungkapkan selama busana yang dikenakan tidak merusak tubuh dan atau tidak bergambar makhluk hidup maka diperbolehkan. Serta tidak boleh terlihat jelek dan terlalu berlebihan.
"Hadistnya, pakaian tak boleh jelek dan tidak boleh glamor atau berlebihan. Misalnya, busana yang panjangnya bermeter-meter ke belakang, kalau sampai menutupi sepatu masih boleh. Kemudian, soal hiasan juga tidak boleh berlebihan. Misalnya, saking banyak uang seluruh busana bertabur swarovski. Tetapi, kalau untuk mempermanis dan mempercantik dibolehkan kan sebagai perhiasan," terang Irna.
Dalam acara tersebut, Irna sekaligus mempresentasikan 15 outfit busana yang terinspirasi dari ganggang kuning dan hijau di lautan. Seluruh busana yang didominasi material organza, jacquard, tulle, dan net, ini dipercantik dengan detail swarovski dan embroidery.
Selain Irna Mutiara, ada pula fashion show persembahan L.tru, Deden Siswanto, dan Si.Se.Sa.