MENURUT Hepatitis B Foundation, hati kita beroperasi hampir sama seperti mesin di dalam mobil. Hati melakukan sejumlah fungsi untuk memastikan berbagai organ tubuh berjalan dengan baik.
Oleh karena itu, jangan main-main dengan kesehatan hati. Mulai sekarang, Anda perlu memerhatikan kesehatan hati. Selain memilah makanan dan minuman yang dikonsumsi, penting untuk melakukan olahraga teratur.
Tak hanya menyehatkan jantung, olahraga punya andil besar juga untuk meningkatkan kualitas kerja hati. Menurut dr Melissa Palmer, praktisi hepatologi, merokmendasikan beberapa olahraga aerobik, seperti olahraga jalan kaki, berlatih di treadmill, bersepeda, berenang, serta latihan angkat beban.
Mengapa latihan aerobik? Ternyata, latihan ini melibatkan sisstem kardiovaskular yang memiliki efek pada pemberian oksigen pada darah. Menurut MayoClinic, latihan aerobik yang secara berulang, melibatkan gerakan otot dan meningkatkan denyut jantung dan pola pernapasan, sehingga meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh. Termasuk penyaluran oksigen ke organ tubuh vital, seperti hati.
Berkaitan dengan hati, olahraga juga baik untuk membuat tubuh Anda lebih ramping dan memiliki efek metabolisme yang baik untuk tubuh.
Jangan menunda olahraga. Pasalnya, seseorang yang kurang aktivitas fisik dapat menyebakan perlemakan hati dan nonalcoholic steatohepatitis (NASH). National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, NASH berdampak menurunkan kinerja pada hati, sehingga menyebabkan masalah obesitas.
Dr Palmer menyarankan untuk meluangkan waktu 30 menit dalam 3 kali seminggu untuk berolahraga. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kesehatan hati, di samping menyehatkan jantung, otot, dan tulang Anda. Demikian dikutip dari laman Livestrong.
(Helmi Ade Saputra)