Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Minum Kopi Cegah Penyakit Fatty Liver

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Rabu, 14 September 2016 |10:48 WIB
Minum Kopi Cegah Penyakit Fatty Liver
Minum kopi cegah fatty liver (Foto: Womenshealthmag)
A
A
A

KABAR baik bagi pecinta kopi. Menurut penelitian, setiap hari minum secangkir kopi membantu seseorang menurunkan berat badan dan mengurangi risiko penyakit hati.

Studi ini menemukan bahwa asupan kopi harian, setara dengan cangkir espresso untuk seseorang dengan 70 kg, menunjukkan pengurangan risiko penyakit fatty liver non-alkohol atau perlemakkan hati atau NAFLD. Pada akhirnya kondisi ini akan membantu penurunan berat badan secara bertahap.

"Penelitian sebelumnya telah mengonfirmasi bagaimana kopi dapat membalikkan kerusakan fatty liver non-alkohol. Tapi, penelitian kami adalah yang pertama untuk menunjukkan bahwa kopi dapat mempengaruhi kemampuan usus," ujar penulis studi, Vincenzo Lembo dari Universitas Napoli, dikutip dari Express, Rabu (14/6/2016).

Sementara, Profesor Laurent Castera, Sekretaris Jenderal EASL mengatakan, Italia terkenal dengan kopi. Penelitian di Italia ini telah memperkuat pengetahuan kita pada hubungan antara penyakit perlemakkan hati non-alkohol dan kopi.

"Meskipun tidak menyarankan kita harus mengonsumsi kopi terlalu banyak. Studi ini menawarkan wawasan yang dapat membantu penelitian di masa depan dan pemahaman tentang perang terapi kopi dalam memerangi perlemakkan hati non-alkohol," jelasnya.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa kopi melindungi diri Anda terhadap perlemakkan hati non-alkohol, dengan meningkatkan kadar protein yang disebut Zonulin. Hal ini akhirnya yang mengurangi seberapa banyak lemak melewati usus.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement