MINUM obat kadaluarsa memiliki risiko tertentu. Konsumen disarankan untuk tidak menggunakan obat-obatan yang sudah melewati waktu kadaluarsa.
Pada tahun 1979, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat mulai mengharuskan penggunaan tanggal kedaluwarsa pada resep dan obat-obatan.
"Tanggal obat kadaluarsa adalah bagian penting dari memutuskan apakah produk tersebut aman untuk digunakan dan akan bekerja sebagaimana mestinya," kata Ilisa Bernstein, Wakil Direktur bidang Kepatuhan di Pusat Evaluasi Obat dan Penelitian FDA, seperti dilansir FDA, Jumat (9/9/2016).
Obat kadaluarsa sangat berisiko karena potensinya kurang efektif. Hal ini disebabkan adanya perubahan komposisi kimia dan penurunan keampuhan obat.
Perlu diketahui, obat kadaluarsa tertentu memiliki risiko pertumbuhan bakteri dan membuat antibiotik gagal menyembuhkan infeksi. Ini bisa menyebabkan penyakit serius dan memicu terjadinya risistensi terhadap antibiotik.