Anak-Anak Ternyata Bisa Alergi Santan

Agregasi KlikDokter.com, Jurnalis
Senin 08 Agustus 2016 13:02 WIB
Ilustrasi
Share :

Santan sering sekali ditemukan di berbagai macam makanan Indonesia. Mulai dari menu sarapan seperti bubur kacang hijau, menu makan besar seperti nasi uduk, opor, sambal hati, telur petis, lontong sayur, gulai, kari, hingga makanan penutup seperti agar dan bolu kukus.

Santan diperoleh dengan memeras daging kelapa yang sudah diparut, yang dicampurkan dengan air. Kelapa merupakan buah dari pohon yang secara alami tumbuh di daerah tropis.

Manfaat kelapa sangat melimpah bagi kehidupan. Sabutnya dapat dibuat menjadi tali dan keset. Daging dan airnya dapat dibuat menjadi berbagai makanan dan minuman. Selain itu, kelapa juga dapat dibuat menjadi berbagai produk, seperti kosmetik, sampo, dan sabun.

Gejala Alergi Santan

Alergi santan secara sistemik jarang terjadi. Namun demikian, alergi kontak terhadap bahan yang merupakan hasil pemrosesan kelapa lebih sering ditemukan. Zat ini umumnya terdapat pada sampo, pelembap, dan sabun.

Gejala alergi santan dapat terlihat pada kulit, berupa ruam merah, biduran, serta bengkak pada mata dan bibir. Pada pencernaan dapat timbul gejala mual, muntah, nyeri perut, dan diare. Sementara itu, gejala pada pernapasan dapat berupa mengi, batuk, dan pilek.

Selain itu, ada pula gejala alergi yang paling parah, yakni reaksi anafilaksis, jenis reaksi alergi yang paling serius dan dapat berakibat fatal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya