PADA sebagian masyarakat, terdapat kepercayaan bahwa sering mencukur dapat membuat kumis dan jenggot lebih tebal. Benarkah demikian? Berikut penjelasan dr. Reza Fahlevi.
Mencukur merupakan salah satu aktivitas rutin yang dilakukan oleh pria. Sebagian pria memilih untuk mencukur kumis setiap hari agar tampil klimis. Sementara itu, sebagian pria lainnya memilih untuk memelihara kumis dan jenggot untuk tampil lebih maskulin.
Pada sebagian masyarakat, terdapat kepercayaan bahwa sering mencukur dapat membuat kumis dan jenggot lebih tebal. Benarkah demikian?
Pertumbuhan kumis dan jenggot pada pria disebabkan oleh faktor hormonal dan genetik. Setelah seorang pria mengalami pubertas, terjadi lonjakan hormon testosteron dan androgen. Hormon-hormon ini memengaruhi perkembangan ciri seksual sekunder termasuk pertumbuhan kumis dan jenggot. Pertumbuhan kumis dan jenggot pertama kali tumbuh pada pria usia remaja dan berhenti setelah beberapa tahun setelah pubertas. Pola pertumbuhan kumis, jumlah, kelebatan, dan ketebalan jenggot dan kumis ditentukan oleh faktor genetik dan ras.