Menurutnya ia dan seluruh masyarakat Dayak di Serawak sangat mengagumi Gawai Dayak karena masyarakat Dayak di Kalbar, dianggapnya sangat menjaga budaya yang ada.
"Ini pertama kalinya saya dan Peter Jhon suami saya dari Serawak datang ke Pontianak untuk belajar dan menjaga budaya seperti di Kalbar ini," katanya.
Apai Keling asal Miri, menjelaskan bahwa mereka datang atas undangan dengan tema pertukaran budaya. "Suku dayak di Serawak hanya ada 42 etnik dengan rata-rata 46 persen saja di Serawak," tuturnya.
Ia menganggap masyarakat Dayak di Kalimantan khususnya sangat membanggakan karena dapat bersama-sama mengadakan acara sebesar ini.
"Disana dia punya politik tidak cenderung dengan budaya tetapi kemodernan, sebab tidak ada baju seperti disini yang banyak dimiliki oleh masyarakat Dayak Kalimantan," katanya lagi.