Pasalnya, pada rongga mulut anjing terdapat jenis kuman berbahaya, yaitu bakteri C. Canimorsus, yang dapat menyebabkan infeksi pada darah, terutama jika anjing tersebut menggigit manusia yang memiliki daya tahan tubuh rendah. Oleh karena itu, baik gigitan kucing maupun gigitan anjing harus sebisa mungkin dihindari.
Luka gigitan kucing dan anjing memang sangat berbahaya. Oleh karena itu, jika Anda tergigit kucing ataupun anjing segera bersihkan dan cuci luka tersebut dengan air mengalir. Kemudian, segera kunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dokter akan membersihan kembali luka gigitan yang terjadi di tubuh Anda tersebut, menutup luka, dan memberikan obat antibiotik. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan, atau bahkah mencegah terjadinya infeksi karena gigitan anjing atau kucing yang mengenai tubuh Anda.
Selain itu, dokter juga akan memberikan suntikan antirabies jika di rasa perlu. Di samping itu, yang tidak kalah pentingnya adalah melakukan vaksinasi terhadap kucing ataupun anjing yang menjadi hewan peliharaan Anda.
(Johan Sompotan)