Jangan sembarangan aborsi karena dapat mengakibatkan sejumlah komplikasi berbahaya. Contohnya seperti pendarahan, robeknya serviks, gangguan menstruasi, radang organ reproduksi, masalah kandung kemih, hingga infeksi lainnya. Biasanya komplikasi berbahaya ini muncul saat Anda melakukan aborsi ilegal.
Berisiko kanker payudara
Aborsi ilegal juga mengakibatkan komplikasi jangka panjang yang berbahaya. Seperti halnya merusak lapisan rahim yang berkaitan dengan kesuburan. Bahkan, bila seorang wanita hamil sudah memiliki riwayat kanker, setelah melakukan aborsi ilegal juga dikaitkan dengan risiko kanker payudara.
Kematian
Teknik aborsi yang salah dapat berisiko mengancam nyawa seorang ibu. Apalagi, kalau dilakukan pada kondisi kehamilan trimester kedua dan ketiga.
(Santi Andriani)