Kaleidoskop: Tiga Makanan Teraneh di 2015

Dinno Baskoro, Jurnalis
Senin 28 Desember 2015 13:15 WIB
Serangga olahan (Foto:Google)
Share :

INOVASI produk makanan terus berkembang seiring perkembangan zaman. Tahun 2015, tak hanya makanan lazim yang hadir memberi pengalaman berbeda dalam bersantap. Sejumlah makanan aneh pun turut hadir menghiasi dunia kuliner.

Apa saja? Berikut ulasan lengkapnya, seperti dilansir Mensfitness, Senin (28/12/2015).

Bubuk jangkrik

Karena sejumlah alasan dan berbagai manfaat jika mengonsumsi serangga. Maka, banyak pula yang meyakini bahwa serangga merupakan salah satu makanan masa depan. Seperti halnya jangkrik dan juga belalang, cukup populer sebagai pengganti protein hewani pada umumya.

"Pakan jangkrik akan jauh lebih hemat. Enam kali lebih kecil dari sapi, empat kali lebih kecil dari domba, dan dua kali lebih kecil dari babi dan ayam broiler, namun serangga bisa menghasilkan protein dalam jumlah yang sama," menurut sebuah lembar fakta dari Food and Agriculture Organizations of the United Nations.

Sebuah produsen makanan meluncurkan bubuk jangkrik serba guna yang bisa dicampurkan ke dalam makanan. Untuk sebagian masyarakat Asia, kehadiran bubuk jangkrik ini sepertinya tidak jadi hal aneh karena mereka sudah terbiasa menyantap serangga.

Namun, di negara bagian Barat tentu jadi hal aneh. Pasalnya, serangga bukanlah makanan yang dianggap lazim, seperti halnya sapi, babi, domba, ikan atau ayam. Karena itu, butuh pendekatan lagi agar bubuk serangga mudah diterima.

Chocolate Slice

Tahun 2015, salah satu produsen cokelat di Jepang luncurkan satu inovasi unik. Tersedia cokelat dalam bentuk lembaran dan dianggap menjadi satu hal aneh. Pasalnya, selama ini makanan berbentuk lembaran hanyalah keju, namun cokelat juga bisa dijadikan lembaran guna memberi pengalaman berbeda menyantap cokelat.

Bacon rumput laut

Terobsesi dengan aneka makanan berbahan sayur yang makin populer. Sejumlah ilmuwan dari Oregan State University menciptakan bacon rumput laut. Bacon tersebut tentu jadi hal aneh dimata masyarakat karena belum pernah ada sebelumnya.

Bacon terbuat dari ganggang laut merah bernama dulse dan diracik sedemikian rupa hingga menjadi bacon. Warnanya pun sama, merah seperti bacon, agak tembus pandang dan seperti selada, serta mengandung banyak protein tinggi. Konon, bacon ini punya kandungan nutrisi dua kali lebih banyak dari kale.

(Santi Andriani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya