Semakin dibuka halamannya, semakin terasa sakit karena ada geseran hati yang tergesek rasa penuh tanya tentang harapan yang tak terpenuhi. Segera hapus air mata. Karena yang terpikir adalah doa. Segera ingat hal-hal baik yang "menyenangkan."
Kucuran keringat.. Telapak kaki yang melepuh.. Harga diri yang terinjak...sesak dada karena hati yang tersumbat.. Tidak menjadikan hati seorang Ibu digerogoti kebencian tapi justru menguatkan jangkar cinta lebih dalam.
Hari ini Hari Ibu. Baik kita sendiri sebagai Ibu atau kita yang memiliki Ibu. Jangan biarkan Air mata terus mengalir karena sesal. Tapi, berbahagialah dilahirkan sebagai perempuan dan "dipercaya" menjadi Ibu.