Dia menjelaskan, rasa daging yang tidak enak setelah dicuci sebenarnya karena mutu memang sudah menurun. Menurutnya, hal itu terjadi karena ada rentang waktu sangat lama antara proses penyembelihan dengan pemasakan, bukan disebabkan pencucian. Sementara pada daging kurban tidak masalah, karena setelah pembagian biasanya langsung dimasak. Meski ada juga sebagian yang disimpan.
Faktor penyimpanan pun juga menjadi hal yang tidak dipikirkan pada pengolahan daging. Biasanya, daging disimpan selama berbulan-bulan di dalam lemari pendingin. Memang kualitas daging bisa dipertahankan dalam keadaan dingin dan beku pada suhu stabil. Akan tetapi yang menjadi persoalan ketika lemari pendingin tidak berfungsi sempurna, mengakibatkan mutu menurun.
“Idealnya daging yang baik disimpan dalam lemari pendingin maksimal dua minggu, setelah itu kualitasnya tidak baik lagi,” jelas Yeni.
(Santi Andriani)