ALAT yang wajib digunakan ketika membuat olahan cokelat adalah cetakan. Setidaknya ada tiga jenis cetakan yang umum digunakan karena aman untuk mencetak olahan cokelat yang panas.
Cetakan cokelat berfungsi untuk membuat cokelat bisa dibentuk sesuai dengan bentuk cetakan cokelat.
Chef Agus Supriadi, chocolatier dari Cimory, Bogor Jawa Barat mengatakan, cetakan cokelat terbuat dari berbagai jenis material, namun yang paling sering digunakan yakni cetakan berbahan polikarbonat, silikon dan juga plastik. Berikut penjabarannya, Rabu (5/8/2015).
Polikarbonat
Cetakan cokelat yang terbuat dari bahan polikarbonat dapat dikatakan sebagai cetakan yang berbahan terbaik. Bentuknya yang kokoh serta terbuat dari bahan yang aman membuat cetakan jenis ini menjadi rekomendasi saat hendak membuat cokelat terutama untuk praline. Bahan polikarbonat memiliki reaksi kimia yang sangat rendah dan tahan dengan suhu panas. Selain itu, cokelat yang dihasilkan juga akan lebih mulus dan halus karena permukaan cetakan memiliki tekstur yang licin.
(Foto:Aliexpress)
Silikon
Material cetakan cokelat lainnya adalah berbahan silikon. Lain halnya dengan cetakan polikarbonat, cetakan cokelat berbahan silikon memiliki tekstur yang lentur. Jika memutuskan untuk memilih cetakan jenis ini, pastikan silikon yang digunakan adalah yang berkualitas food grade karena banyak barang tiruan yang justru berbahaya. Bentuk cetakan berbahan silikon yang lentur membuat cokelat bisa dikeluarkan dengan mudah. Kelemahannya adalah cokelat yang dihasilkan tidak terlalu mengilap.
(Foto:Mycookiescutter)
Plastik
Cetakan cokelat lainnya yang paling banyak digunakan di rumah tangga adalah cetakan berbahan plastik. Cetakan ini sangat mudah ditemui di pasaran dan dijual dengan harga terjangkau sehingga menjadi banyak pilihan masyarakat. Karena harganya yang terjangkau, cetakan berbahan plastik ini lebih riskan dan cepat rusak. Cetakan ini tidak kuat terhadap suhu panas, sedangkan cokelat harus dicetak ketika dalam keadaan hangat.(yac)
(Foto:Whooz)