Pasir putih dan air yang bening hingga menembus kedalaman lebih dari lima meter menjadi bagian daya tarik sendiri bagi pulau yang berada di kordinat 3°39'31" lintang Selatan dan 116°36'15" Bujur Timur ini.
Pulau Samber Gelap juga menjadi bagian navigasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Distrik Navigasi Kelas II Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Di tempat ini terdapat mercusuar yang dijaga bergiliran petugas navigasi. Daya tarik lainnya dari pulau ini adalah terdapat lokasi konservasi penyu.
Wisata memancing (fishing) juga dapat menjadi alternatif pengembangan wisata, dilokasi banyak ditemukan spot-spot ikan terutama ikan tengiri dengan bobot yang cukup besar, sehingga dengan pengelolaan yang baik akan menjadi salah satu pilihan untuk wisata fishing.
Sayangnya pulau nan indah ini sangat sulit untuk dijual sebagai salah satu destinsi wisata, mengingat lokasinya yang cukup jauh. Wisatawan yang ingin berlibur ke Pulau Samber Gelap harus memiliki waktu yang banyak, kalau tidak para wisatawan hanya capek dalam perjalanan. Untuk ke Kotabaru perlu waktu tujuh sampai sembilan jam menggunakan angkutan darat.
Lokasi pulau dari ibukota Kabupaten Kotabaru hanya menempuh waktu 2 (dua) jam perjalanan menggunakan speedboat, dengan mempertimbangkan waktu keberangkatan pada pagi hari serta pada bulan-bulan tertentu untuk menghindari gelombang.
Bulan yang disarankan yaitu bulan April, Mei, Oktober, November dan Desember dimana angin yang bertiup yaitu "angin Barat", sedangkan bulan yang tidak disarankan yaitu bulan Januari, Pebruari dan Maret saat angin yang bertiup "angin Utara" serta bulan Juni, Juli, Agustus, dan September saat angin yang bertiup "angin Tenggara".
(Johan Sompotan)