BANYAK kaitan mitos yang sering dipercaya banyak orang tentang dunia anak-anak berkebutuhan khusus. Misalnya autis, dimana sering disalahartikan sebagai cacat mental yang sering dicemooh banyak orang.
Lebih dari itu, berikut ini lima mitos tentang autisme yang sebaiknya jangan dipercaya, seperti dilansir Independent, Kamis (2/4/2015).
Anak autis paling banyak laki-laki
Seperti yang kita lihat, anak laki-laki paling sering diklaim menjadi anak berkebutuhan khusus dibanding anak perempuan, dengan perbandingan 4:1. Ets, jangan percaya dulu dengan hal ini karena cuma mitos. Faktanya, di masa lalu autisme adalah memiliki daya ingat otak lebih cerdas jika mereka terdeteksi autis. Sementara, tanda-tanda autisme pada anak perempuan lebih sulit dideteksi. Hanya saja, biasanya mereka cenderung lebih ekspresif dalam mengatur emosi, senang bersosialisasi untuk membentuk persahabatan daripada anak laki-laki.