DENDENG balado adalah makanan khas Sumatera Barat yang terkenal, dengan rasanya yang lezat dengan ciri khas rasa yang pedas. Daging sapi untuk pembuatan dendeng dipotong tipis untuk menghasilkan tekstur yang renyah.
Nirina Zubir, pemilik dendeng balado dengan merk jual "Dendang" mengatakan keunggulan produk buatannya dibanding dendeng jenis lain. "Dendang" hanya dibuat dari daging sapi bagian tenderloin yakni, bagian terbaik dari daging sapi. Daging tenderloin ini biasa digunakan untuk membuat steak.
"Kami cuma pakai daging tenderloin, memang harga jualnya agak mahal tapi kami berani menjamin kalau kualitasnya juga premium" kata nirina saat ditemui Okezone di kawasan senayan jakarta pusat, Minggu, 15 Maret 2015.
Nirina beralasan daging tenderloin yang ia gunakan akan menghasilkan dendeng yang lebih empuk dan lebih lezat. Keunggulan lain dari dendeng "Dendang" adalah penggunaan cabai yang juga sangat diperhatikan. Dendeng balado memiliki rasa pedas, Nirina tidak mau membohongi pembelinya. Maka itu dendeng buatannya menggunakan tiga jenis cabai yakni cabai merah besar, cabai merah keriting dan cabai rawit merah.
"Pembeli enggak usah ragu sama rasa pedasnya, dilihat dari cabainya saja sudah bisa dipastikan kalau "Dendang" ini, pedasnya "nendang". Makan pakai nasi putih hangat pasti endess (enak)" tutupnya.
Dendang dipasarkan melalui media online seperti twitter dan instagram. Satu bungkus dendeng balado "Dendang" dijual dengan harga Rp 179.000. Tertarik mencicipinya?
(Renny Sundayani)