KULINER Nusantara telah mengalami banyak perkembangan. Tidak hanya bentuk dukungan dari instansi pemerintah, partisipasi masyarakat dalam rangka mengenal, menggali, serta menikmati ragam warisan kuliner Indonesia juga terus meningkat.
Hal ini tentu merupakan kemajuan yang kondusif untuk bergerak selangkah lebih maju, dalam rangka memajukan eksistensi kuliner Indonesia secara nasional maupun internasional.
Pasalnya, kuliner Indonesia tidak hanya sebatas santapan yang hanya dihidangkan di atas meja. Tetapi, merupakan salah satu bentuk kekayaan sejarah, sumber daya alam dan budaya serta identitas bangsa yang patut dipublikasikan ke mata dunia.
Agar kuliner nusantara semakin dikenal di kancah internasional. Empat kuliner Nusantara legendaris dalam ajang World Street Food Congress 2015 yang akan diselenggarakan di Singapura pada bulan April. Mereka di antaranya adalah, Soto Ambengan Pak Sadi, Gudeg Yu Nap, Kupat Tahu Gempol, dan Ayam Taliwang.
Diharapkan, keberangkatan mereka ke ajang kuliner internasional itu akan semakin meningkatkan kebanggaan terhadap warisan kuliner Nusantara dan terus mendukung para legenda kuliner tersebut yang telah berjasa dalam melestarikannya.
"Saya rasa, ini momentum yang tepat untuk memajukan kuliner Indonesia dengan mengirim empat pelaku kuliner tersebut," jelas Nuning Wahyuningsih, Brand Manager Bango PT Unilever Indonesia, di Jakarta, Kamis (5/3/3015).(ndr/yac)
(Tuty Ocktaviany)