KEBANYAKAN pria menjadikan sepatu atau jaket sebagai koleksi. Oka Antara lebih mengoleksi jam tangan karena pertimbangan fungsional ketimbang alasan pelengkap fesyen.
“Kalau enggak pakai jam tangan, rasanya harus merogoh saku dan lihat jam di
handphone (HP)
, ribet,” kata
Oka kepada
Okezone di Mall Epicentrum, Jakarta, baru-baru ini.
Meski koleksinya belum banyak, jumlah tersebut lebih banyak dari item lainnya. Sebut saja topi, yang cukup sering ia kenakan.
Oka menyukai jam tangan bermodel klasik karena desainnya yang unik, juga bermodel
sporty. Dia mengaku beberapa jam tangan koleksinya adalah pemberian sponsor.
“Saya suka karena modelnya. Dan, yang saya pakai ini masih baru juga,” tutupnya.
(Fitri Yulianti)