Menurutnya, cara tersebut merupakan salah satu alternatif untuk memulai bisnis fesyen. “Tidak semua orang memiliki cukup uang untuk sekolah fesyen atau bisnis besar, mulailah dari hal-hal yang kecil sambil belajar melihat pasar. Nanti kan akan terkumpul ilmunya, uangnya, pelanggannya, habis itu tinggal melanjutkan,” ungkap Igun, panggilan akrabnya.
Kendati demikian, untuk membuka butik dan mendapatkan pasar yang luas tidak bisa sembarangan. Faktor utama yang harus diperhatikan adalah selera dalam pemilihan baju.
“Harus punya selera yang baik dulu. Kalau seleranya sudah bagus, apa pun yang dibuat pasti keren. Karena pasti akan berkaitan dengan cara pakai baju, mix and match sesuatu, dan pemilihan barang yang kamu beli atau dijual kembali,” tukasnya. (yac)
(Tuty Ocktaviany)