Sebenarnya dampak negatif dari meminum obat-obatan lebih banyak daripada nebulizer. Efek dari nebulizer biasanya mengembangnya infeksi jamur pada mulut (thrush) dan suara serak (dysphonia), tapi kondisi ini sangat jarang.
Untuk menghindari efek samping tersebut, beberapa dokter menyarankan bahwa orang yang menggunakan nebulizer harus membilas mulutnya.
Hal ini tidak berlaku untuk bronkodilator tetapi pasien mungkin masih ingin membilas mulut mereka karena rasa tidak enak dari beberapa obat bronchodilating.
Bila si Kecil Asma
Jika buah hati Anda mengidap asma dan sering menggunakan nebulizer. Ada baiknya memahami kunci utama menghadapi asma yaitu hindari pemicu atau alergennya, seperti ikan laut, cokelat, debu, bulu binatang , AC kotor atau terlalu dingin, dan sebagainya.
Jika serangan asma datang, segera minum persediaan obat asma yang diresepkan dokter. Patut diketahui tujuan kesehatan asma ialah menjarangkan serangan, sejarang mungkin, karena serangan asma yang sering dalam jangka panjang menimbulkan kerusakan jaringan paru yang menetap.
(Tuty Ocktaviany)