RACHMINI Rachman Uno, atau yang lebih dikenal dengan nama Mien R. Uno, baru saja meluncurkan sebuah buku bertajuk Kebayaku di The Dharmawangsa Hotel, Rabu, 19 November 2014. Buku yang berisi tentang sejarah dan perkembangan kebaya nasional, hingga tips padu padan kebaya dengan asesoris tersebut, menjadi sebuah wujud nyata Mien dalam memberikan kontribusi positif terhadap bangsa melalui budaya nasional Indonesia.
Di hari spesialnya ini, banyak sahabat, kerabat dekat, kolega, dan rekan media yang hadir untuk menyaksikan, sekaligus mendokumentasikan detik-detik peluncuran buku ke-8 dari wanita kelahiran 1941 ini. Tak terkecuali keluarga besar yang berada di tengah-tengah tamu yang hadir.
Ditemui di sela-sela acara, Irid F. R. Agoes, MA., PhD, adik bungsu Mien R. Uno mengungkapkan kebanggaannya terhadap kakak, sekaligus wanita yang dianggapnya sebagai guru tersebut.
“Saya bangga dengan bu Mien. Kami senang karena ibu adalah sosok wanita yang produktif dan dinamis. Sebagai adik, saya merasa beliau lebih dari sekadar kakak, tetapi juga guru yang banyak memberi inspirasi dan pengetahuan,” paparnya.
Bagi Irid, buku Kebayaku ini merupakan salah satu cara untuk menginspirasi wanita Indonesia dalam hal berbusana.
“Kebaya merupakan sesuatu yang penting untuk budaya Indonesia, jadi saya rasa peluncuran buku ini akan menggugah banyak orang, khususnya wanita Indonesia untuk lebih mencintai kebaya,” tukasnya.
Senada dengan Irid, Mira, yang merupakan keponakan Mien R. Uno, juga turut menyatakan rasa bangganya.
“Saya bangga sekali dengan bu Mien. Selalu merasa bangga. Beliau selalu menginspirasi saya. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, beliau masih terlihat gesit dan produktif menulis buku dan melakukan banyak kegiatan yang bermanfaat untuk orang lain,” akunya.
Kecintaan Mien terhadap kebaya memang sudah dirasakannya sejak kecil. Dari peluncuran buku Kebayaku ini, pada akhirnya menjadi pembuktian, bahwa Mien akan selalu konsisten dalam menjaga dan melestarikan budaya Indonesia dalam hal etika, pendidikan, hingga fashion.
“Bu Mien sangat cinta akan negara Indonesia. Kami tahu bu Mien selalu memiliki proyek yang sedang dibuat, alhamdulillah buku ini diluncurkan. Kami dari pihak keluarga datang untuk memberi dukungan dan selamat. Semoga, buku ini bisa menginspirasi banyak orang, terutama anak-anak muda,” tutup Irid. (yac)