Bayi Menggemaskan, Jangan Cubit Pipinya!

Mom & Kiddie, Jurnalis
Rabu 19 November 2014 13:04 WIB
Bayi menggemaskan, jangan cubit pipinya! (Foto: Saintthomashealth)
Share :

Banyak moms yang saking sayangnya, mencium bayinya berulangkali di semua bagian pipi. Tingkah bayi yang lucu memang terkadang membuat gemas dan ingin melampiaskannya lewat ciuman. Namun ternyata, kebiasaan mencium bayi terbukti membahayakan kesehatan bagi sang bayi sendiri. Karena, banyak kuman ataupun virus penyebab penyakit yang dapat ditularkan melalui udara pernapasan yang menyebar di udara sehingga terhirup oleh bayi. Kebiasaan mencium berpotensi menyebabkan bayi terkena penyakit Invasive Pneumococcal Disease (IPD), yaitu sekelompok penyakit infeksi pneumokokus seperti radang paru (pneumonia), infeksi darah (bakteremia), dan radang selaput otak (meningitis).

Dr. As’at juga mengingatkan sebaiknya tidak mencium si kecil langsung ke mulut karena mulut yang sehat saja masih ada kuman, apalagi jika dicium oleh mulut yang kotor dan banyak terkontaminasi kuman, pasti akan cenderung mudah sekali menularkan penyakit. Sebaiknya, hindari mencium wilayah hidung dan mulut bayi. Agar mencegah penularan kuman yang keluar dari pernapasan kita yang bisa terhirup oleh bayi sehingga bisa menyebabkan penyakit pada bayi.

Menggelitiki

Salah satu cara mudah untuk membuat anak kecil tertawa adalah dengan menggelitiknya. Dengan menggelitik salah satu bagian tubuhnya, bayi/anak akan merasa geli dan tertawa. Namun, tidak semua orang akan merasa geli saat digelitik dan tidak semua tempat bersifat sensitif terhadap geli. Di samping itu, respons yang diberikan setiap orang saat digelitik pun berbeda-beda, sebagian orang mungkin akan tertawa, terkejut atau bahkan marah (merasa terganggu).

Tertawa saat digelitiki bisa jadi hanya merupakan cara untuk mengatasi ketidaknyamanan fisik. Ketika bayi sudah menetapkan batas kemampuan tubuh saat menerima rangsangan, Anda harus memahaminya. Jangan terlena dengan terus menggelitiki. Perhatikan bahasa tubuh si kecil, hentikan jika ia terlihat tidak nyaman atau jika tertawanya berlebihan. Hati-hati jangan sampai bayi tersedak ketika tertawa karena bayi yang digelitiki sampai terbahak-bahak akan mudah tersedak sehingga bayi dapat mengalami sesak napas.

Jika ingin menggelitiki boleh saja tapi dilakukan secara halus atau pelan, bukan secara berulang-ulang. Karena bayi yang digelitiki akan mendapat sensasi geli yang ditimbulkan oleh sentuhan terhadap area tubuh tertentu. Sensasi geli tersebut dapat menimbulkan rasa yang menyenangkan, namun terkadang akan menimbulkan sensasi yang tidak menyenangkan terutama jika digelitiki secara berulang-ulang. Jika sensasi yang timbul adalah tidak menyenangkan, maka bayi cenderung lebih mudah menangis.

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya