"Kami berjumlah 32 orang dari Nias yang kebetulan sedang berada di Jakarta," jelas Etis Nehe kepada Okezone di lapangan Monas, Senayan, Minggu (2/11/2014).
Mereka pun memerlihatkan tarian perang dan selamat datang untuk menyambut tamu.
"Pasukan laki-laki adalah pasukan perang Fatele. Kalau perempuan, tim tari Mogaele untuk menyambut tamu," paparnya. Selain tari-tarian, diperlihatkan pula pertunjukan khas Nias, yaitu lompat batu Nias.
(Tuty Ocktaviany)