Tiap Bulan, PMI Depok Hasilkan 1.000 Kantong Darah

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Selasa 29 April 2014 20:46 WIB
Donor darah (Foto: Marieska/Okezone)
Share :

KEBUTUHAN kantong darah di rumah sakit di Depok terus meningkat, seiring dengan meningkatnya pelayanan kesehatan dan jumlah angka migrasi penduduk. Penanggung Jawab Teknis Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota  Depok dr Widya Astriyani mengatakan, dalam satu bulan pihaknya mampu menyediakan 800-1.000 kantong darah.
 
Menurutnya, jumlah tersebut masih kurang. Sehingga untuk menyiasatinya dengan mengandalkan dari PMI Jakarta, Bogor, dan lainnya.
 
"Memang permintaan itu jumlahnya tidak pasti, minimal tiap bulan itu kita kekurangan 500 kantong darah. Memang masih bisa disiasati, tapi setidaknya masih membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kota Depok dan semua pihak," jelasnya di Depok, Selasa (29/4/2014).
 
Widya mengungkapkan, keterbatasan persediaan kantong darah dikarenakan masih minimnya perlengkapan dan fasilitas. Selama ini, lanjutnya, berpusat di RS Sentra Medika.
 
Ia menambahkan, cara efektif yang bisa dilakukan dengan Mobile Unit, yaitu merekrut donor sukarela dari instansi swasta dan akademik. Setidaknya, dalam satu bulan antara 15-27 kegiatan donor darah di berbagai tempat di Depok.
 
"Yang mendesak, kita tidak punya trombosit belum punya alat untuk pemrosesan dan penyimpanannya. Padahal, tiap hari ada yang tanyain untuk kasus DBD, leukimia. Ini adanya baru di Jakarta. Dengan kondisi ini, kita berharap bisa mendapat dukungan dari semua pihak," paparnya.
 
Manajer On Duty RSUD Depok Riyanto mengaku, pihaknya tidak memiliki bank darah dan biasanya mengandalkan persediaan dari PMI.
Menurutnya, kebutuhan kantong darah relatif tergantung kebutuhan pasien.
 
Rata-rata pasien dengan kekurangan darah HB di bawah lima menghabiskan empat sampai lima kantong darah selama dirawat. "Kita tak punya bank darah, jadi ke PMI Depok atau di Sentra Medika," tandasnya.

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya