JAKARTA - Poster wisata Singapura, pernahkah Anda melihatnya turut mencantumkan gambar Pulau Bintan? Poster wisata Yogyakarta sempat diprotes karena memajang foto Candi Borobudur.
Pada satu kesempatan, Kepala Dinas Pariwisata DIY Tazbir Abdullah mendapatkan pertanyaan, mengapa poster wisata Yogyakarta memajang foto Candi Borobudur? Padahal, Candi Buddha terbesar di dunia ini terletak di Magelang, Jawa Tengah.
“Ketika itu saya bilang, ‘Kalau itu pertanyaannya, saya enggak akan jawab’. Saya tahu bahwa orang ini harus dididik,” katanya saat bertandang ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini.
Namun, Tazbir kemudian memberikan gambaran lain. Dia mengambil contoh iklan wisata Bali Village yang mencantumkan foto Gunung Bromo, Candi Prambanan, dan Gunung Tangkubanparahu.
“Saya seharusnya marah atau berterima kasih kepada Bali Village? Ya berterima kasih karena saya tinggal terima tamunya (wisatawan-red) tanpa repot bikin poster tandingan. Harusnya dia bilang, ‘Matur nuwun Jogja sudah mempromosikan, kami dapat tamu’. Kan begitu,” imbuhnya.
Menurut Tazbir, industri pariwisata dan bisnis perjalanan tidak mengenal batas-batas wilayah geografis. Tazbir kemudian mencontohkan kasus lain, di mana kampanye perjalanan wisata Singapura turut memajang foto Pulau Bintan. Bukan tidak mungkin wisatawan Eropa mengira bahwa Pulau Bintan adalah bagian dari wilayah singapura.
“Apa reaksi kita? Seharusnya berterima kasih karena mereka mempromosikan Bintan, tamunya ke Bintan, uangnya beredar di kita. Jadi kalau orang Magelang tidak aktif, pasti dipromoskan oleh Bali, Yogyakarta, siapapun. Jangan mempertanyakan kenapa Yogyakarta mencetak foto Candi Borobudur. Saya ngomong gitu, semua diam,” tukasnya.
(Fitri Yulianti)