JAKARTA - Sejak menjadi presenter “Jejak Petualang” beberapa tahun lalu, sosok Riyanni Djangkaru tak pelak menjadi inspirasi perempuan-perempuan di Indonesia untuk lebih berani traveling. Ternyata, menurutnya, kebanyakan traveler perempuan yang dia temui berstatus jomblo!
Traveling kini milik semua kalangan, baik ekonomi atas maupun menengah, laki-laki dan perempuan, juga tua maupun muda. Sebagai gaya hidup, traveling dipandang sebagai kebutuhan penting, tak lagi sekadar pengisi waktu luang.
Terutama di kota-kota besar, semakin banyak pula traveler perempuan yang berani bertualang. "Jumlah traveler perempuan meningkat empat kali lipat, lho, dalam tiga tahun terakhir ini," kata Riyanni Djangkaru saat wawancara eksklusif bersama Okezone di Jakarta, belum lama ini.
"Biasanya, traveler perempuan itu asalnya dari kota besar. Perempuan pekerja dengan usia matang, sudah mapan dan belum punya pacar!," katanya sambil tergelak.
Tipe traveler perempuan seperti itulah yang paling sering dia temui saat berwisata ke suatu tempat. "Kalau ketemu rombongan cewek-cewek yang lagi traveling, aku pasti langsung nebak, ‘jomblo semua ya?’, dan ternyata benar!," ujarnya.
Hal ini, menurutnya, karena sebagian besar perempuan yang telah berpasangan tidak diperbolehkan oleh kekasih atau suaminya untuk sering berpergian jauh. Padahal, seperti ditegaskan, Riyanni seharusnya hal tersebut tidak perlu terjadi.
"Buat cowok-cowok, enggak ada salahnya membiarkan pacarnya traveling. Itu justru menunjukkan jati diri mereka sebenarnya, lho," simpulnya.
(Fitri Yulianti)