Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Riyanni Djangkaru: Bali Jangan Terlalu Dimodernisasi

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2015 |11:27 WIB
Riyanni Djangkaru: Bali Jangan Terlalu Dimodernisasi
Bali jangan terlalu dimodernisasi (Foto: Prasanna)
A
A
A

BALI hari ini merayakan hari ulang tahun ke-57. Tak hanya ucapan suka cita, berbagai harapan juga disampaikan banyak kalangan untuk Bali.

Salah satu harapan untuk Bali disampaikan oleh salah satu traveller Indonesia, Riyanni Djangkaru. Pemimpin komunitas Saveshark ini berharap tidak terjadi modernisasi yang berlebihan di Bali.

"Kesatuan paket liburan itu bukan hanya dari destinasi atau apa yang kita sentuh, tetapi juga atmosfernya seperti bau, suara dan visualnya. Bali itu benar-benar paket yang berbeda, karena itu saya kurang setuju Bali terlalu dimodernisasi dengan reklamasi," tuturnya saat mengunjungi redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Menurut wanita berusia 35 tahun ini, hal tersebut bukanlah daya tarik Bali yang selama ini wisatawan kenal. Riyanni mengatakan, kekuatan pariwisata Bali adalah sinergi antara hedonisme, kultur dan keindahan alam yang hidup secara berdampingan di tengah-tengah masyarakatnya.

“Jadi, aku rasa invasi atas nama pembangunan secara besar-besaran di Bali, justru akan mengurangi daya tarik dari Bali itu sendiri,” tutupnya.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement