Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Wawancara Eksklusif Riyanni Djangkaru

Gara-Gara Surfing di Nias, Riyanni Djangkaru Trauma Diving

Mutya Hanifah , Jurnalis-Senin, 18 Februari 2013 |13:32 WIB
Gara-Gara <i>Surfing</i> di Nias, Riyanni Djangkaru Trauma <i>Diving</i>
Riyanni Djangkaru (Foto: Fitri/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bertahun-tahun menjadi diver profesional, ada kalanya Riyanni Djangkaru mengalami kejadian tak mengenakkan yang berujung trauma dan membuatnya menjauhi diving untuk sementara. Anehnya, trauma tersebut bukan disebabkan oleh kecelakaan saat menyelam.

Mantan presenter “Jejak Petualang”, Riyanni Djangkaru, mengaku beberapa kali mengalami kecelakaan kecil saat diving. Namun, kejadian tersebut tak membuatnya trauma berlama-lama. Trauma justru datang ketika dia mencoba surfing.

"Waktu itu pernah belajar surfing di Nias. Berkali-kali tergulung ombak besar, tenggelam, terminum air. Parah deh pokoknya," cerita Riyanni kepada Okezone, beberapa waktu lalu. "Itu salah aku juga, sih, baru belajar surfing tapi mencobanya langsung di Nias yang ombaknya besar," tambahnya.

Ternyata, tak disangkanya, tenggelam dan tergulung ombak selama di Nias membawa dampak cukup berarti pada kegiatan diving-nya. Hal itu terbukti ketika beberapa hari setelah dari Nias, Riyanni berkunjung ke Pulau Weh, Aceh, untuk diving.

"Mendadak keringat dingin dan tidak bisa diving. Itu enggak tahu kenapa, pokoknya sejak itu aku absen satu bulan, baru bisa diving lagi. Trauma di Nias membuat tidak nyaman untuk diving," jelasnya.

Padahal, Riyanni pernah mengalami kecelakaan diving yang lebih parah, yaitu terseret arus hingga 65 meter. Namun, anehnya setelah kejadian itu, dia hanya butuh waktu satu hari untuk kembali diving, tak perlu berlama-lama.

(Fitri Yulianti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement