MEMULIHKAN kondisi fisik usai terkena tindak kekerasan memang tidak mudah. Oleh karena itu, bantuan dari profesional akan sangat membantu proses penyembuhannya.
Tindak kekerasan, dalam bentuk apa pun memang tak dapat ditolerir. Termasuk ketika hal itu dilakukan dalam sebuah hubungan pacaran. Pasalnya, tindak kekerasan dapat menyisakan luka batin yang mendalam, terutama bagi korban.
Hal inilah yang diduga dilakukan oleh Eza Gionino pada mantan kekasihnya, Ardina Rasti.
“Korban kekerasan tentu mengalami shock dan luka pada mentalnya,” tutur Fredrick Darmawan Purba, M.Si, Psi saat dihubungi Okezone, Jumat (25/1/2013).
Untuk menyembuhkan luka tersebut, psikolog yang juga menjadi dosen di Universitas Padjajaran, Bandung ini menyarankan, agar Rasti mendapat bantuan profesional.
“Luka ini bisa makin parah, apalagi karena terus-menerus diberitakan oleh media. Khawatirnya, memori kekerasan tersebut semakin membuatnya jadi stres,” urainya.
Dengan bantuan profesional, Rasti dapat belajar menangani rasa trauma tersebut. “Dia akan belajar dan menanggulangi perasaaannya sendiri. Selain itu, dia juga bisa belajar bagaimana me-manage diri saat harus dipertemukan oleh pelaku,” tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)