SUDAH 28 tahun lamanya Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) berdiri. Tak heran jika IPMI hingga sekarang menjadi sebuah organisasi yang terlihat lebih matang.
Terlebih IPMI memang selalu menjunjung konsistensinya pada apa yang telah dicanangkannya sejak awal. Yakni sebagai wadah yang menaungi para desainer dengan konsep yang kuat dalam berkarya. Hal ini pun seperti yang dituturkan oleh Ketua Umum IPMI Sjamsidar Isa.
“Kita melihat dari organisasi sebelumnya, akhirnya kita memikirkan orang yang masuk IPMI itu
bread and butter-nya
as a designer. Kalau mereka ingin jadi pengusaha pakaian jadi, kenapa harus menyebut jadi desainer,” tuturnya saat berbincang dengan
Okezone secara eksklusif di kantor Studio One, Senayan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Meski begitu, sebagai organisasi yang cukup lama, anggota IPMI memang tak sebanyak organisasi mode lainnya. Tentu saja ini pun memiliki alasan tersendiri.
“Anggotanya sedikit karena kita mau yang benar-benar konsisten. Kita betul-betul mau menempatkan profesi yang sebenarnya karena desainer itu dituntut kreativitasnya,” terang wanita yang akrab disapa Tjammy ini.
(Tuty Ocktaviany)