Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fesyen Desainer Bukan Pekerjaan Mudah

Ainun Fika Muftiarini , Jurnalis-Senin, 24 September 2012 |18:07 WIB
Fesyen Desainer Bukan Pekerjaan Mudah
Tjammy & desainer IPMI (Foto: Gita/Okezone)
A
A
A

INDUSTRI mode Indonesia memang tengah mengalami kemajuan. Utamanya, kini  banyak desainer muda yang mulai menunjukkan talenta yang dimiliki.
 
Namun, banyak dari mereka yang sebenarnya tidak bisa disebut sebagai fesyen desainer karena hanya sekedar menjadi retailer. Menurut ketua Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) Sjamsidar Isa, menjadi seorang desainer tidak semudah yang diperkirakan karena mereka dituntut untuk menampilkan kreatifitas di setiap karyanya.
 
“Everybody wants to be designer, kenapa sih mesti malu untuk bilang ‘saya pengusaha garmen’, padahal menjadi desainer itu pekerjaan yang susah, enggak bisa main-main,” ujarnya saat berbincang dengan Okezone di Energy Building, Kawasan SCBD, belum lama ini.
 
Lebih lanjut, wanita yang akrab disapa Tjammy ini menuturkan selain kreativitas yang tinggi, menjadi desainer juga diperlukan sebuah kemampuan untuk menciptakan karya yang berdaya jual. Pasalnya, hal tersebut juga demi kelangsungan hidup dari sang desainer.
 
”Seorang desainer harus bisa menciptakan tetapi jangan melupakan nilai komersional. Mengkombinasi daya kreativitas dengan nilai komersial itu yang tidak mudah, karena penting diingat kalau at the end hukum pasarlah yang akan menentukan,” tutupnya. (ina)

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement