ANDA mungkin sering kali menilai bahwa produk karya desainer sangat mahal. Kenapa bisa begitu?
Bukan menjadi rahasia bahwa busana hasil kreasi perancang dikenal mahal. Tidak hanya untuk koleksi couture, tetapi juga berlaku untuk lini ready to wear atau siapa pakai. Soal tingginya harga ini, Ketua Umum Pusat Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) mempunyai alasan kuat.
"Pasti beda antara produk desainer dengan garmen. Busana desainer dibuat dengan konsep yang matang dan dikerjakan lebih handmade, sementara produk garmen dengan standar konveksi sekalipun mengambil inspirasi dari desainer," tutur desainer yang akrab disapa Nuna ini saat talkshow di ajang Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF) di Skenoo Exhibition Hall, Mal Gandaria City, Jakarta, Minggu (12/8/2012).
Menurut konsultan fesyen di kanal lifestyle.okezone.com ini, busana desainer dikerjakan secara detail sehingga hasilnya lebih bagus. Selain itu, pemilihan bahan dan cara mengolah cutting pun lebih rapi.
Di luar obrolan soal itu, Nuna juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan IIFF 2012. "Tahun ini sudah ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Banyak desainer juga ikut, khususnya usia muda. Paling yang menjadi masukan ialah konsep desain mereka perlu ditata lagi agar lebih bagus," tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)