MEMASUKI masa liburan panjang, arus wisatawan meningkat di Gunungkidul, Yogyakarta. Hal ini terlihat dari kendaraan yang memasuki wilayah paling timur Propinsi DIY ini sejak pagi hari, tidak terkecuali pengunjung wisata minat khusus.
Banyaknya wisatawan yang masuk terlihat dari padatnya kendaraan yang melewati jalur Yogyakarta-Wonosari menuju lokasi wisata pantai. Objek wisata minat khusus seperti Gunung Purba Langgeran, Kali Suci, Air Terjun Sri Getuk, dan Goa Pindul, mulai dipadati pengunjung.
Wisata alternatif memang baru menjadi andalan bagi kabupaten terluas di Yogyakarta ini, seperti diakui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Gunungkidul Bhirowo Adhie. Upaya meningkatkan jumlah pengunjung wisata minat khusus dilakukan lewat pemasangan penunjuk jalan di sekitar jalur masuk Gunungkidul.
”ini sebagai upaya untuk meningkatkan promosi wisata alternatif selain pantai yang sudah lebih dulu dikenal,” katanya kepada wartawan di Yogyakarta, Senin (26/12/2011).
Ia menjelaskan, banyaknya kunjungan wisatawan ke objek wisata minat khusus tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang memanfaatkan internet sebagai ajang promosi.
“Sedikitnya 3.000-an pengunjung setiap bulannya datang hanya untuk wisata Gunung Berapi Purba Langgeran,” jelasnya.
Bhirowo mengatakan, banyak masyarakat menginginkan tempat wisata di mana mereka bisa merasakan langsung keunikan, seperti menyusuri gua. Ia mengakui bahwa inilah yang membuat wisata minat khusus semakin berkembang setiap tahunnya.
Untuk meningkatkkan keamanan, saat ini pengunjung wisata minat khusus mulai diberikan asuransi. Pemkab akan terus berupaya membenahi sarana dan prasarana objek wisata karena wisata minat khusus memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
"Kita akan berupaya terus berbenah seperti jalan," tutupnya.
(Fitri Yulianti)