Unza Vitalis Targetkan Nilai Produksi Rp300 Miliar

Thomas Joko, Jurnalis
Selasa 21 Juli 2009 17:04 WIB
Pabrik Unza Vitalis di Salatiga, Jawa Tengah
Share :

SALATIGA - Produsen skin care, deodorant, dan perawatan tubuh, Unza Vitalis mempunyai target produksi dengan nilai Rp300 miliar dalam satu tahun ini. Dalam satu bulannya mereka telah memproduksi dengan nilai Rp25 miliar.

Gunaka memenuhi target itu, perusahaan telah melakukan pembenahan ekspansi distribusi. Pabrik yang memproduksi Sumber Ayu Feminine Hygiene Teen, Vitalis Body Scent Glamorous, dan lain-lain itu telah memiliki 50 ribu outlet.

"Saat ini pertumbuhan paling sedikit 25 persen. Namun kami punya target pertumbuhan di atas 25 persen," jelas Tjoa Hock Wie, Chief Operating Officer Unza Vitalis, Selasa (21/7/2009).

Dalam acara Kunjungan ke Pabrik dan konferensi pers hari ini dikatakan oleh Tjoa Hock Wie, untuk mendirikan gedung dan mesin-mesin di Salatiga dibutuhkan support Rp60 miliar. Di atas area seluas 3 hektare itu Unza Vitalis menyerap 1.000 tenaga kerja.

"Kami memilih mendirikan pabrik di Salatiga karena udaranya sejuk sehingga tidak memerlukan AC dan itu berarti saving energy. Selain itu di kota ini banyak sekali produsen alkohol yang merupakan salah satu bahan dasar produk-produk kami. Salatiga juga tergolong dekat dengan dermaga sehingga tidak mempersulit transportasi," paparnya.

Selama ini Unza Vitalis telah memasarkan produknya ke seluruh Nusantara dan ekspor di Vietnam, Timur Tengah, serta negara lainnya. Untuk produk cologne dia mengatakan, 80 persen pemasaran diserap oleh konsumen di pulau Jawa. Sedangkan produk lulur paling banyak diserap oleh konsumen Jawa Tengah serta daerah pesisir lainnya. Daerah Jakarta dan Jawa Barat banyak menyerap produk body lotion serta cologne anak-anak berlabel Do Re Mi.

Berhubungan dengan pengolahan limbah, Unza Vitalis telah bekerja sama dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).

"Saya sudah cek selama dua bulan belakangan ini. Dan ternyata kualitas pengolahan limbahnya sudah sesuai dengan standar yang berlaku," kata Tjoa Hock Wie.

(M Budi Santosa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya